Menghilangkan Keputihan Secara Alami

Posted on

Tidak banyak para wanita yang mengetahui apa keputihan itu dan terkadang menganggap enteng masalah keputihan pada wanita. Padahal keputihan tidak bisa dianggap enteng,karena akibat dari keputihan itu bisa sangat patal bila terlambat menanganinya. Keputihan memang ada yang tergolong keputihan normal dan keputihan yang tidak normal. keputihan yang normal biasa ditandai dengan pengeluaran cairan dari vagina pada masa-masa yang wajar dan cairan tidak kental, cairan tidak lengket, cairan tidak berwarna dan tidak menimbulkan gatal dan bau.

Jenis keputihan seperti diatas tidak perlu diobati, hanya saja perlu diperhatikan kebersihannya, terutama apabila vagina anda cenderung mengeluarkan cairan yang berlebihan, anda tidak perlu panik. hindari pemakaian pembilas vagina. bila anda risih, cukup cuci dengan air bersih dan keringkan. hindari pemakaian pakaian yang sempit. hindari kontak dengan bahan kimia , karna dapat merusak keseimbangan bakteri dan jamur normal di vagina anda. rusaknya keseimbangan bakteri dan jamur didalam vagina memicu  perubahan keputihan fisiologis menjadi keputihan patologis

Keputihan yang berbahaya atau keputihan yang tidak normal dapat terjadi akibat infeksi yang disebabkan bakteri, jamur, ataupun virus. umumnya keputihan terjadi akibat infeksi jamur candida, namun ada pula keputihan yang diakibatkan jamur dan bakteri sekaligus. Ciri-ciri keputihan yang berbahaya adalah cairannya kental dan terkadang lengket, warnanya putih pekat, kekuning-kuningan, kehijauan serta abu-abu, berbau tak sedap, mengakibatkan gatal. terkadang disertai iritasi di vagina dan cairan berjumlah banyak, meninggalkan bekas di pakaian dalam. Apabila anda menderita keputihan dengan ciri-ciri diatas, segeralah kunjungi dokter. Berkonsultasilah dengan dokter anda, penggunaan obat herbal harus dengan dosis yang tepat dan hygienis.

Sebenarnya setiap orang memiliki jamur Candida dalam jumlah kecil di mulut vagina, saluran pencernaan dan kulit. Pada orang yang sehat, bakteri ini bersifat ramah dan sistem kekebalan tubuh yang baik dapat mencegah terjadinya infeksi. Faktor lain yang bisa memicu keputihan adalah penyakit diabetes, kehamilan, penggunaan antihistamin, stres, menggunakan celana yang ketat sehingga menyebabkan kondisi lembab, serta bahan-bahan kimia yang terkandung di sabun atau detergen.

Perhatikan Beberapa Hal Berikut

  • Cara membilas vagina yang benar,setelah habis buang airkecil,sebaiknya membilas vagina dari arah depankebelakang kearah anus.
  • Menghindari penggunaan cairan pembersih vagina. ini dapat mengubah tingkat keasaman normal vagina sehingga meningkatkan risiko infeksi serta menimbulkan peradangan.
  • Biasakan untuk mengeringkan bagian luar vagina dengan menggunakan tisu atau lap handuk bersih setelah buang air kecil atau besar.
  • Menghindari penggunaan pantyliners beraroma atau secara terus-menerus setiap hari, karena dapat menyebabkan iritasi.
  • Mengonsumsi susu atau yogurt karena mengandung bakteri acidophilus yang membantu menjaga bakteri tetap seimbang.
  • Mengurangi konsumsi gula dan alkohol, karena dapat membantu perkembangan dari jamur Candida.
  • Sebenarnya untuk membersihkan vagina menggunakan air yang bersih dan dikeringkan dengan handuk saja itu sudah cukup. Jika terlalu sering menggunakan pembersih vagina sebenarnya cukup berbahaya karena mengandung bahan kimia yang digunakna pada bagian organ intim anda.
  • Beberapa orang cenderung menggunakan air rebusan daun sirih untuk mengobati keputihan. Bahkan, ada juga mengkonsumsi biji delima untuk mengatasi keputihan. Metode pengobatan keputihan secara tradisional, bisa efektif untuk keputihan normal, dimana obat tradisional tersebut berfungsi sebagai antiseptik dan menekan produksi lendir.
  • Meskipun anda menggunakan cara alami untuk mengatasi keputihan anda sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter atas keputihan yang anda alami jika mengarah pada keputihan yang alami. Karena terkadang suatu penyakit tetap memerlukan suatu pengobatan.