Cara Menghitung Masa Subur Wanita Setelah Haid

Posted on

Menghitung masa subur wanita setelah haid dapat dilakukan dengan beberapa cara, meski demikian ada beberapa hal yang umumnya mendasari perhitungan masa subur yang dianggap akurat oleh seorang wanita berbeda daripada wanita lainnya. Hal tersebut dapat dimungkinkan oleh beberapa hal berikut:

  1. Fluktuasi kondisi psikologis sang wanita dalam keseharian yang mempengaruhi siklus menstruasi
  2. Kebiasaan atau gaya hidup dari seorang wanita setelah menikah, mulai dari kebiasaan pola makan hingga pola aktivitas.
  3. Konsumsi obat-obatan yang digunakan sebagai pereda rasa nyeri akibat penyakit tertentu dan berpengaruh pada masa subur.

Cara Menghitung Masa Subur Wanita Setelah Haid

Setelah memperhatikan hal-hal diatas, Anda dapat mencoba beberapa cara untuk mengetahui masa subur, antara lain:

  • Cek lendir serviks

Cara pertama yang dapat Anda lakukan untuk mengecek masa subur adalah dengan cara mengambil sampel lendir vagina. Sampel lendir di bagian vagina dapat memberikan gambaran awal kapan masa subur Anda. Hal ini karena kekentalan cairan vagina menunjukkan aktivitas hormon estrogen dan lutein yang akan berpengaruh pula pada masa ovulasi. Sistem pengecekan menggunakan lendir dapat Anda lakukan dengan mengambil lendir yang umumnya akan menempel pada bagian celana dalam atau cairan yang terasa lengket ketika membersihkan organ kewanitaan Anda setelah buang air kecil. Warna lendirnya bening dan elastis saat ditarik atau digosok-gosokan pada permukaan jari. Makin elastis lendir tersebut menandakan bahwa Anda sedang berada dalam puncak masa subur yang pastinya membuat prosentase kehamilan semakin tinggi ketika Anda berhubungan intim disaat tersebut. Jangan lupa untuk memastikan kekentalan lendir karena terkadang masih banyak wanita yang sulit membedakan lendir ini dengan lendir yang terjadi ketika keputihan dan pastinya lendir serviks tidak berbau menyengat ketika dibandingkan dengan bau lendir akibat keputihan.

  • Menghitung temperatur rata-rata tubuh

Cara kedua yang dapat Anda terapkan untuk mennghitung kapan masa subur Anda tiba adalah dengan menghitung rata-rata suhu tubuh setiap Anda mengalami siklus haid. Masa subur optimal biasanya ditandai dengan kenaikan suhu tubuh seorang wanita sekitar 0,5-1,5 derajat dari suhu tubuh normal pada saat sedang tidak ovulasi (sekitar 35-37C). Namun demikian, cara ini cukup sulit dilakukan dan jarang memberi hasil yang akurat terlebih ketika seorang wanita mengalami masa haid yang tidak teratur setiap bulannya. Namun tidak ada salahnya Anda mencoba cara ini jika ingin mengetahui kapan waktu yang tepat untuk berhubungan intim supaya cepat hamil.

  • Mencatat dan menghitung siklus haid

Cara menghitung masa subur wanita setelah haid yang satu ini dapat dikatakan sebagai cara yang paling akurat dibandingkan cara yang lainnya, dimana Anda akan diminta untuk selalu mencatat dan menghitung siklus haid yang dialami setiap bulan sebelum atau sesudah menikah.Perhitungan siklus haid tersebut akan menjadi lebih mudah ketika Anda adalah wanita yang memiliki siklus teratur selama haid. Namun sebelumnya, Anda harus memahami bahwa perhitungan masa subur dimulai dari 10-16 hari sebelum hari pertama Anda mendapatkan menstruasi, dengan catatan hari ke14 biasanya adalah puncak dari masa subur dimana prosentase kehamilan jauh lebih tinggi. Masing-masing wanita memiliki siklus haid yang berbeda-beda, ada yang mengalami siklus 25 hari, 28 hari, bahkan ada yang mengalami siklus 33 hari. Oleh karena itu, agar tidak kebingungan akan lebih baik jika sebelum menikah Anda sudah melakukan observasi tentang masa subur dan puncak masa subur terkait siklus yang dimiliki. Sebagai contoh ketika Anda memiliki siklus haid selama 30 hari, maka puncak masa subur adalah hari ke-16 sebelum periode haid yang selanjutnya sedangkan rentang masa subur adalah hari ke 14-20. Jika Anda masih merasa tidak yakin, cobalah untuk berkonsultasi segera kedokter kandungan atau bidan yang ada di sekitar Anda.

  • Menggunakan monitor kesuburan

Cara berikutnya yang dapat dilakukan dengan prosedur medis adalah dengan menggunakan monitor kesuburan. Alat ini dapat mengukur kadar hormon lutein dan FSH yang mempengaruhi kestabilan masa ovulasi seorang wanita setiap bulannya. Dengan menggunakan alat ini, Anda akan mendapat perhitungan data masa subur dari hari ovulasi setiap bulan.

Setelah mengetahui cara-cara perhitungan diatas, ada beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk membuat siklus haid lebih teratur dan perhitungan masa subur yang Anda lakukan lebih akurat.

  • Menghindari stres

Ada sebagian wanita yang mengalami PMS atau pre menstruation syndrome selama menjelang haid namun adapula yang tidak. Jika Anda ingin masa ovulasi yang Anda alami teratur, akan lebih baik jika sebisa mungkin Anda menghindari stres. Hal ini karena stres yang sangat tinggi, baik stres mental maupun fisik aka membuat produksi hormon kewanitaan Anda menjadi tidak stabil dan hal tersebut akan membuat masa ovulasi dan masa subur Anda tidak dapat diukur dengan akurat. Stres yang berlebih atau mengarah ke depresi akan membuat Anda dapat terkena efek samping lainnya seperti menderita suatu penyakit kronis.

  • Tidak mengkonsumsi obat-obatan yang menyebabkan ketidakstabilan hormon

Obat-obatan yang mengandung aspirin, senyawa penenang, atau endorfin jika dikonsumsi dalam jumlah berlebih akan berakibat sangat tidak baik untuk tubuh. Hal tersebut karena senyawa tersebut akan membuat daya tahan tubuh melemah tanpa disadari dan pada kadar tertentu akan berakibat pada ketidakseimbangan hormonal yang lama kelamaan menyebabkan siklus menstruasi menjadi tidak teratur dan tidak dapat diukur dengan tepat masa suburnya.

  • Mengkonsumsi air putih dalam kadar cukup

Air putih tak hanya baik untuk kesehatan organ seperti jantung, hati, atau ginjal, tetapi juga dapat bermanfaat bagi kesehatan organ reproduksi. Air putih akan membantu peredaran darah untuk mengalirkan nutrisi dan oksigen ke area ovarium sehingga produksi sel telur maupun pengaturan hormonnya lebih stabil. Ketika hormon yang berhubungan dengan siklus menstruasi seorang wanita seperti estrogen dan progesteron berada dalam kondisi stabil dan selalu terjaga dengan baik, maka lama kelamaan fase menstruasi Anda akan berlangsung secara teratur, sehingga nantinya perhitungan masa subur untuk Anda yang ingin segera hamil semakin akurat. Anda juga akan terhindar dari berbagai penyakit berbahaya seperti kanker serviks dan sebagainya.

  • Melakukan hubungan intim secara teratur

Melakukan hubungan intim dengan pasangan tidak hanya akan membuat mood Anda menjadi lebih baik. Sebenarnya tanpa disadari berhubungan intim dengan pasangan akan membuat produksi hormon serotonin stabil, ketika hormon serotonin ini stabil maka secara tidak langsung hormon yang berpengaruh pada kehamilan seperti lutein dan estrogen dapat terukur dengan baik. Disamping itu, berhubungan intim dengan kondisi yang menenangkan bersama pasangan juga meminimalisir Anda menderita penyakit yang berhubungan dengan organ seksual maupun peredaran darah yang tidak lancar. Semoga bahasan di atas dapat menambah pengetahuan Anda tentang bagaimana cara menghitung masa subur wanita setelah haid.

Coba 5 Posisi Berhubungan Berikut Agar Cepat Hamil

Rumus Perhitungan Masa Subur Wanita

Hal yang sangat diidam-idamkan oleh setiap pasangan, mungkin juga termasuk Anda dan suami setelah menikah adalah memiliki anak. Namun, perlu diingat bahwa ada banyak faktor yang mempengaruhi kehamilan, salah satunya adalah faktor kesuburan, baik kesuburan Anda maupun suami. Kondisi ini sangat ditentukan oleh sistem seksual dan reproduksi yang sehat.

Dengan ungkapan lain, jika kesehatan seksual dan reproduksi Anda dan suami istri baik, maka kesuburan Anda berdua juga baik. Sebaliknya jika kesehatan sistem seksual dan reproduksi Anda dan suami terganggu, maka kesuburan Anda berdua juga terganggu.

Proses kehamilan diawali dengan bertemunya sel telur dengan sel spermatozoa saat Anda dan suami melakukan hubungan intim. Pada kondisi sehat dan normal, Anda dan suami hanya memerlukan paling lama 1 tahun untuk membuahkan kehamilan jika Anda berdua melakukan hubungan seksual secara teratur tanpa menggunakan kontrasepsi. Namun, jika lebih dari 1 tahun Anda belum hamil padahal Anda dan suami tidak menggunakan alat kontrasepsi dan melakukan hubungan seks secara teratur, maka Anda berdua termasuk pasangan yang tidak subur (infertil). Data dari sebuah sumber menunjukkan bahwa penyebab gangguan kesuburan 40% dialami oleh pihak suami (pria), 40% dialami oleh pihak istri (wanita), 10% kedua pihak dan 10% tidak diketahui.

Sementara itu, sel spermatozoa dikeluarkan oleh pria saat ejakulasi, yaitu puncak reaksi seksual yang disebut orgasme. Sedangkan, sel telur hanya dihasilkan oleh wanita pada masa subur. Masa subur ialah masa hidup sel telur sejak dikeluarkan dari indung telur dan selama sel ini bertahan hidup di dalam rahim. Empat belas hari sebelum masa menstruasi, wanita mengeluarkan sel telur dari indung telur. Lalu, sel telur tersebut masuk ke dalam rahim melalui saluran telur. Sel itu mampu bertahan hidup selama 48 jam di dalam rahim.

Sementara itu, cara menentukan masa subur wanita menurut informasi yang dilansir fitri.net adalah sebagai berikut:

Pertama, menghitung masa subur wanita yang memiliki siklus haid teratur 28 hari. Dalam perhitungan ini, masa subur wanita dengan siklus ini adalah pada hari ke-12 hingga hari ke-16. Saya ambil contoh Anda haid mulai pada tanggal 1 Juni 2018. Maka masa subur Anda adalah di tanggal 12 Juni 2018 hingga 16 Juni 2018. Perhitungan ini berlaku setiap bulannya.

Kedua, menghitung masa subur wanita dengan siklus haid yang tidak teratur 28 hari. Untuk mengetahui masa subur pada wanita dengan siklus ini, Anda dapat mulai mencatat jumlah hari dalam satu siklus yang diamati selama 6 bulan berturut-turut (6 kali haid). Bagaimana caranya? Kita artikan bahwa satu siklus haid adalah sejak pertama kali haid hingga datang haid yang berikutnya. Jumlah dari hari yang terpendek selama pengamatan dikurangi dengan 18. Nah, tanggal inilah yang nantinya akan menjadi hari pertama masa subur Anda. Juga jumlah hari yang terpanjang selama pengamatan dikurangi 11, akan menjadi hari terakhir dari masa subur.

Perhitungan sederhana yang kita peroleh dari bagian yang kedua ini adalah :

  • Hari pertama masa subur sama dengan jumlah hari terpendek selama pengamatan – 18.
  • Hari terakhir untuk masa subur Anda diperoleh dari jumlah hari terpanjang selama pengamatan – 11.

Contoh Kasus Menghitung Masa Subur Wanita

Ambil contoh begini ya … Setelah pengamatan selama 6 bulan berturut-turut Anda menemukan bahwa siklus yang terpendek untuk menstruasi Anda adalah 24 hari dan siklus yang terpanjang 33 hari. Maka cara yang tepat untuk menghitung masa subur Anda adalah :

25 – 18 = 7 dan 33 – 11 = 22.

So, masa subur Anda sebenarnya terjadi dari hari ke-7 setelah haid hingga hari ke-22. Begitu setiap bulannya.

Dengan begitu, hubungan seksual yang dilakukan di luar masa subur itu tidak akan menyebabkan kehamilan. Maknanya juga, jika Anda ingin cepat punya momongan rutinlah melakukan hubungan intim pada masa antara hari ke-7 hingga hari ke-22 setelah haid Anda. Hahai … Jangan keseringan ya, cukup sekali dalam 3 hari. :mrgreen: Jangan lupa konsumsi makanan agar cepat hamil, kalau perlu minum susu juga.

Alat Uji Masa Kesuburan Wanita

Memiliki buah hati adalah impian setiap pasangan suami istri. Namun, ada kalanya sebuah pasangan suami istri sulit untuk merealisasikan impiannya tersebut. Kehamilan dapat terjadi ketika sel telur berhasih dibuahi oleh sel sperma di dalam rahim wanita. Pembuahan ini akan semakin maksimal tingkat keberhasilannya jika hubungan suami istri dilakukan pada  masa ovulasi atau masa subur wanita. Masa subur sendiri adalah masa disaat wanita menghasilkan sel telur matang yang siap dibuahi, sehingga kemungkinan terjadinya kehamilan sangatlah besar.

Namun, konsep masa subur tersebut kerap membingungkan masyarakat awam karena kurangnya informasi yang di dapat. Sehingga mereka tidak dapat menentukan dengan tepat apakah mereka telah memasuki masa subur ataupun tidak. Terdapat beberapa cara sederhana untuk mengetahui apakah seorang wanita sedang dalam keadaan subur ataupun tidak. Berikut adalah cara menghitung masa subur yang dapat anda lakukan di rumah:

Gunakan alat penguji masa kesuburan

Cara yang pertama adalah dengan menggunakan alat penguji masa kesuburan. Ya, bukan hanya kehamilan yang dapat dideteksi oleh sebuah alat sederhana yang bisa anda lakukan sendiri di rumah, kini masa subur pun dapat anda deteksi dengan alat yang sederhana. Terdapat dua alat dengan media pengujian yang berbeda yang bisa anda coba. Yang pertama adalah alat pengujian masa kesuburan melalui media air seni. Sekilas, alat ini menyerupai alat penguji kehamilan. Cara penggunaannya pun hampir serupa, yakni dengan meneteskan air seni anda pada alat tersebut. Perubahan akan terjadi setelah anda menunggunya beberapa saat dan perubahan tersebut adalah tanda apakah anda sudah memasuki masa subur ataupun tidak. Alat ini cukup dapat diandalkan karena konon keefektivitasannya mencapai 90 hingga 95 persen. Cukup tinggi, bukan? Namun, kelemahan alat ini adalah jangka pemakaiannya yang hanya bisa dipakai untuk sekali pengujian, sehingga harganya relatif mahal untuk pengujian masa subur yang dilakukan berkali-kali.

Alat yang kedua adalah alat penguji kehamilan dengan media air liur anda. Air liur yang akan anda gunakan sebagai media uji sebaiknya adalah air liur ketika anda baru saja terbangun dari tidur anda di pagi hari. Kualitas air liur pertama anda sangat bagus, karena air liur pertama anda belum tekontaminasi baik oleh makanan ataupun minuman.  Alat ini sekilas menyerupai lipstik, namun sebenarnya alat ini adalah sebuah mikroskop kecil. Anda hanya perlu menempatkan air lur anda diatas gelas teropong dan mendiamkannya selama lima menit. Untuk mendapatkan hasilnya, anda hanya perlu menyalakan lampunya dan men-setting pengatur lensa hingga posisi yang tepat yang dapat dilakukan dengan memutarnya ke kiri atau ke kanan. Terdapat setidaknya tiga tanda yang dapat membedakan apakah anda dalam keadaan subur atau tidak. Pertama, jika anda tidak mendapatkan visualisasi apapun, atau hanya berbentuk bintik-bintik abstrak, maka anda belum memasuki masa subur anda. Namun,  jika hasil yang didapatkan menyerupai struktur batu-batuan dengan struktur tulang daun, berarti setidaknya dalam tiga hari anda akan memasuki masa subur anda. Dalam kurun waktu tersebut sel sperma diperkirakan dapat hidup selama 72 jam, sehingga pembuahan dapat terjadi dengan kemungkinan yang cukup besar. Dan tanda yang ketiga adalah visualisasi bersilangnya struktur tulang daun. Jika anda mendapatkan hasil ini, anda patut berbahagia karena hasil ini menunjukan bahwa anda berada dalam puncak masa kesuburan. Sehingga kemungkinan kehamilan sangatlah besar jika anda melakukan hubungan suami istri pada masa tersebut. Keunggulan alat ini adalah disamping harganya yang tidak membuat saku anda jebol, alat ini dapat digunakan selama tiga tahun dengan tingkat keefektivisannya yang diklaim hingga 98 persen.

Mari menghitung

Cara ini dapat dikatakan cukup sederhana, yaitu dengan menghitung siklus haid bulanan anda. Salah satu pendapat ahli untuk wanita yang memiliki siklus haid normal, yaitu 28 hari, adalah dengan menambahkan dan megurangi tiga hari pada pertengahan siklus. Secara sederhana, pertengahan siklus adalah hari ke-14 (28 hari dibagi dua), lalu masing-masing ditambah dan dikurangi tiga hari, jadi masa subur wanita dengan siklus haid normal terjadi pada hari ke-11 dan hari ke-17.

Cara lain adalah dengan menghitung menggunakan sistem kalender. Masa subur dapat diperkirakan dengan menambahkan 13 hari sejak hari terakhir haid. Sedangkan masa prasubur dapat diperkirakan dengan menambahkan dan mengurangi 3 hari dari masa subur. Jadi, jika hari terakhir haid anda terjadi pada tanggal 3, maka masa subur anda diperkirakan akan terjadi pada tanggal 16 (3+13). Sedangkan untuk masa prasubur anda diperkirakan terjadi pada tanggal 13 (16-3) dan 19 (16+3).

Kedua cara tersebut diperuntukan untuk mereka yang memiliki siklus haid yang teratur. Lalu bagaimana dengan wanita yang tidak memiliki siklus haid yang teratur? Sebenarnya, diperlukan pencatatan siklus minimal selama 6 bulan atau 6 siklus haid baik bagi wanita yang siklus haidnya teratur ataupun wanita yang siklus haidnya tidak teratur untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam metode penghitungan ini. Namun, bagi wanita yang siklus haidnya tidak teratur maka pencatatan siklus jumlah hari dalam satu siklus haid sangat diperlukan. Satu siklus haid dapat dihitung dari hari pertama haid hingga hari pertama siklus haid yang selanjutnya. Jika anda telah mendapatkan jumlah hari dalam setiap siklus haid selama 6 bulan maka untuk memprediksikan masa kesuburan, anda harus mengurangi satu siklus yang memiliki jumlah hari terpanjang dengan angka 18 untuk memprediksikan hari pertama masa subur , dan siklus dengan hari terpendek dikurangi angka 11 untuk memprediksi hari terakhir masa subur anda.

Metode sederhana ini memiliki tingkat keefektivitasan yang cukup rendah yakni berkisar 60 hingga 70 persen, mengingat metode ini akan bekerja lebih optimal pada wanita yang memiliki siklus haid yang teratur. Di samping itu, terdapat banyak faktor yang dapat mengganggu proses pengeluaran sel telur dan tidak menutup kemungkinan akan bergeser waktunya. Faktor-faktor tersebut adalah faktor asupan makanan, gaya hidup dan kondisi emosi. Maka, jika anda tetap bersikeras melakukan metode ini, disarankan bagi anda untuk tetap berkonsultasi dengan ahlinya sehingga kemungkinan terjadinya kehamilan akan maksimal.

Suhu tubuh

Masa subur adalah masa ketika terjadinya peningkatan jumlah hormon estrogen yang dapat meningkatkan suhu tubuh. Jadi, apabila suhu tubuh anda naik namun anda tidak sedang sakit, maka masa subur anda mungkin sedang terjadi.

Metode dengan tingkat keefektivitasan hingga 80 persen ini dapat anda lakukan dengan pengukuran suhu tubuh secara teratur sejak hari pertama siklus haid anda benar-benar telah selesai hingga siklus haid berikutnya. Caranya adalah mengukur suhu tubuh di tempat-tempat yang statis seperti di bawah lidah atau dubur anda karena suhu di daerah ini bersifat stabil, tidak seperti suhu di bawah ketiak yang mudah berubah. Anda dapat mengukur suhu tubuh anda di pagi hari ketika anda baru saja terbangun dan anda harus tetap berada di kasur dan belum melakukan hal apapun ketika anda mengukur suhu tubuh anda. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan suhu tubuh yang akurat, karena jika anda melakukan hal lain, bahkan beranjak bangun untuk bercermin, maka suhu tubuh anda dapat dengan mudah berubah. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah anda tidak boleh tidur dibawah lampu yang panas, atau menggunakan AC dengan pengaturan suhu yang tinggi, dan yang paling penting adalah anda tidak dalam kondisi demam.

Dengan mengukur suhu anda secara berkala maka akan didapatkan sebuah grafik yang jika hasilnya datar maka anda tidak dalam kondisi subur. Namun jika hasil grafik yang asalnya datar namun tiba-tiba beranak naik maka anda sedang dalam masa subur anda. Dan sebaliknya, jika grafik menurun, artinya anda telah meninggalkan masa subur anda. Namun jika grafik tetap beranak naik selama tiga minggu, anda patut berbahagia karena hal tersebut merupakan pertanda bahwa anda sedang hamil, dan bukan terjangkit flu.

Itulah cara-cara sederhana untuk memprediksi datangnya masa subur anda. Dengan melakukannya yang tepat maka kemungkinan terjadinya kehamilan pun akan semakin besar.

Kehamilan tentu menjadi dambaan setiap wanita yang sudah berkeluarga, tetapi kehamilan tentu merupakan sebuah proses yang tidak bisa didapatkan tanpa usaha. Salah satu cara paling tepat untuk mendapatkan keturunan adalah melakukan hubungan suami istri saat masa subur wanita. Dengan mengetahui periode tersebut, peluang untuk mendapatkan anak menjadi lebih besar.

Tentunya, kehadiran buah hati merupakan dambaan bagi setiap pasangan suami istri sebagai pelengkap kehidupan rumah tangga. Tanpa kehadiran anak, kehidupan berumah tangga antara suami istri akan menjadi hambar tentunya. Tidak sedikit pasangan suami istri yang kesulitan mendapatkan keturunan meskipun sudah menikah selama bertahun-tahun. Namun, keinginan ini seringkali tidak bisa terwujudkan karena kurangnya pengetahuan mengenai kehamilan tersebut.

Salah satu kesalahan yang diabaikan adalah ketidaktahuan mengenai cara menentukan atau mengetahui masa subur wanita. Ada beberapa metode yang bisa digunakan untuk memprediksi periode tersebut dan tentunya meningkatkan peluang untuk mendapatkan keturunan dengan lebih cepat.  Dengan menerapkan cara mudah berikut ini, kehamilan bisa lebih mudah untuk didapatkan.

Metode Lain dalam Menghitung Masa Subur Wanita

Metode mudah pertama yang bisa digunakan untuk menghitung masa subur wanita adalah mengukur temperatur basal tubuh. Salah satu faktor pembeda yang menjadi tanda masa subur adalah perbedaan suhu basal tubuh.

Perbedaan temperatur ini mungkin tidak bisa dirasakan dengan mudah, tetapi Anda harus menggunakan termometer sebagai alat bantu untuk mengetahui perbedaan tersebut. Suhu tubuh normal mencapai 35 atau 36 derajat Celcius. Jika wanita memasuki masa subur, suhu tubuhnya bisa naik 1-2 derajat Celcius dan perbedaan tersebut bisa dilihat dengan jelas melalui termometer.

Kenaikan suhu tubuh ini tentunya disebabkan oleh perubahan fisik pada tubuh wanita, terutama pada hormon progesteron. Dengan kata lain, meningkatnya suhu tubuh saat memasuki masa subur tidak ada kaitannya dengan penyakit tertentu karena perubahan tersebut merupakan siklus alamiah yang lazim terjadi. Saat mengalami masa ovulasi, suhu tubuh naik cukup signifikan dibandingkan suhu tubuh dalam keadaan normal. Dengan menggunakan perubahan temperatur tubuh sebagai patokannya, tidak sulit untuk menentukan masa subur.

Metode kedua yang cukup mudah untuk diterapkan adalah menggunakan sistem kalender. Anda bisa memantau masa subur berdasarkan siklus haid yang dialami setiap bulannya. Namun, metode ini mempunyai kelemahan jika diterapkan untuk siklus haid yang tidak teratur.

Cara menghitung masa subur wanita bisa ditentukan dengan patokan hari pertama menstruasi terjadi. Masa subur biasanya terjadi 2 minggu setelah haid pertama tersebut.

Hari pertama haid adalah patokan awal yang Anda gunakan dalam sistem kalender ini. Di hari 6 sampai 11 setelah hari pertama siklus haid tersebut, tubuh secara otomatis mempersiapkan sel telur. Biasanya masa subur terjadi pada hari ke 12-18 dan peluang untuk mendapatkan keturunan menjadi lebih besar jika hubungan suami istri dilakukan di periode tersebut. Jika Anda melakukan hubungan di hari 19 sampai 32, kemungkinan untuk mendapatkan keturunan sangatlah kecil. Jadi, lakukan hubungan suami istri kira-kira dua minggu setelah hari pertama dari siklus haid tersebut.

Metode ketiga adalah melakukan pengecekan pada lendir leher rahim. Disamping perubahan suhu tubuh, masa subur wanita bisa diketahui dengan mudah dengan metode ini. Cara ini memang cukup sederhana dan tidak membutuhkan alat bantu, tetapi diperlukan kejelian lebih untuk menerapkan metode sederhana ini. Faktor yang perlu Anda perhatikan dari lendir tersebut adalah tingkat keencerannya. Saat wanita memasuki masa ovulasi, lendir menjadi lebih encer dan tentunya perubahan sifat ini bisa dilihat dengan mudah. Untuk mengetahui perbedaan tingkat keenceran dari lendir tersebut, Anda bisa merekatnya antara telunjuk dan jempol. Lalu, buat jarak kurang lebih 2 atau 3 cm dengan kedua jari tersebut. Jika lendir tersebut terputus, Anda tidak mengalami masa subur. Namun, masa subur bisa terjadi jika lendir tersebut tidak terputus. Namun, salah satu kekurangan dari metode ini adalah tingkat keakuratannya. Jika Anda melakukannya sendiri tanpa pengetahuan yang memadai mengenai kehamilan, keakuratan metode ini mencapai 60 atau 70 persen.

Metode keempat adalah metode yang bisa digunakan dengan lebih mudah dan akurat karena menggunakan alat tes masa subur. Anda bisa menemukan alat ini dengan mudah di apotek terdekat dan tingkat keakuratan alat ini memang terbukti lebih baik daripada metode lainnya. Dengan tingkat keakuratan mencapai 90-95%, alat ini memberikan solusi lebih tepat untuk mengetahui masa subur wanita. Dengan menggunakan alat ini, Anda tentu bisa mendapatkan hasil yang lebih akurat dibandingkan metode lainnya.

Anda bisa memilih satu antara keempat pilihan metode tersebut untuk mengetahui masa subur wanita dengan mudah, tepat, dan murah tentunya. Terlepas dari pilihan metode yang Anda gunakan, Anda tentu harus mengkonsultasikannya kepada dokter yang mempunyai kompetensi maupun keahlian dalam bidangnya.

Hasil pengukuran masa subur belum tentu akurat jika Anda melakukannya sendiri karena tidak ada metode yang mampu memberikan tingkat keakuratan 100%. Dengan menerapkan salah satu metode tersebut, Anda bisa mendapatkan peluang lebih besar untuk mendapatkan keturunan. Intensitas maupun kualitas dari hubungan suami istri juga memperbesar peluang agar bisa cepat hamil.

Idealnya, hubungan tersebut bisa dilakukan tiga sampai empat kali dalam seminggu tentunya untuk memperbesar peluang mendapatkan keturunan. Kuallitas hubungan suami istri juga bisa ditingkatkan dengan menggunakan posisi yang tepat untuk memperbesar peluang sperma membuahi sel telur. Kehamilan tidak bisa didapatkan tanpa usaha dan pengetahuan yang memadai tentunya.

Melakukan hubungan suami istri pada saat wanita memasuki masa subur hanyalah salah satu tips untuk mendapatkan peluang kehamilan lebih besar. Selain menerapkan metode tersebut, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh setiap pasangan suami istri. Faktor kesehatan menjadi faktor penting yang tidak boleh diabaikan. Untuk mendapatkan kehamilan dan hubungan suami istri yang lebih berkualitas, kesehatan tetap perlu dijaga. Dengan tubuh yang lebih sehat, kehamilan lebih mudah didapatkan.

Selain itu, wanita membutuhkan kesehatan prima dan nutrisi lebih banyak saat memasuki masa kehamilan karena kebutuhan terhadap nutrisi tentu lebih besar. Untuk menjaga kesehatan tetap prima bagi setiap pasangan, makanan makanan bernutrisi dan berolahraga secara teratur perlu dilakukan. Tanpa kesehatan yang prima, peluang untuk hamil menjadi sangat kecil. Faktor kesehatan seringkali terlihat dari kondisi fisik seseorang. Orang dengan tubuh terlalu kurus atau mengalami obesitas seringkali dikaitkan dengan kondisi fisik yang tidak sehat. Tubuh kurus identik dengan kurangnya nutrisi yang dibutuhkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Obesitas dikaitkan dengan kesalahan dalam mengatur pola makan.

Kesimpulannya, setidaknya ada empat metode sederhana yang bisa Anda terapkan untuk mengetahui atau mengukur masa subur wanita. Keempat metode tersebut meliputi pengukuran perubahan suhu tubuh, sistem kalender, pemeriksaan lendir pada leher rahim, dan penggunaan alat tes kehamilan yang dijual di apotek. Anda bisa menerapkan salah satu metode tersebut sebagai referensi untuk menentukan saat yang tepat dalam melakukan hubungan suami istri.

Leave a Reply