Kenali PCOS Yang Dapat Menurunkan Kesuburan Bunda

Posted on

Apa Bunda pernah mendegar tentang PCOS? Atau saat ini sedang mengalami masalah kesuburan ini? Ini biasa disebut dokter dengan ovum yang kecil-kecil atau ovumnya tidak matang. Nah, kali ini kita akan membahas tentang PCOS.

Polycystic Ovary atau PCOS adalah gangguan keseimbangan hormonal pada wanita yang merupakan salah satu gangguan endokrin atau gangguan hormonal. Kondisi ketidakseimbangan hormonal ini menyebabkan sel telur tetap kecil, tidak ada yg berkembang menjadi sel telur besar dan matang untuk bisa dibuahi oleh sel sperma.

Bila Bunda mengalami gangguan menstruasi serupa amenorhea (tidak haid selama 1-3 buan), segera memeriksakan diri pada dokter. Karna ini bisa merupakan salah satu gejala PCOS. Selengkapnya berikut gejala yang diperlihatkan oleh penderita Polycystic Ovarian Syndrome kadang-kadang tidak jelas, namun perlu waspada Gejala PCOS  awal seperti :

  1. Jarang atau tidak pernah mendapat haid. (siklus haid lebih dari 35 hari ) . Namun ada pula beberapa penderita PCOS yang  mengalami haid setiap bulan namun tidak selalu mengalami ovulasi.
  2. Perdarahan haid tidak teratur atau berlebihan.
  3. Rambut kepala rontok dan rambut tubuh tumbuh secara berlebihan, disebabkan oleh kadar androgen yang tinggi
  4. Pertumbuhan jerawat. Pertumbuhan jerawat disebabkan pula oleh kadar androgen yang tinggi.
  5. Depresi. Perubahan hormon dapat menyebabkan gangguan emosi.
  6. Hirsutisme atau tumbuh rambut atau bulu pada dada, kaki dan muka.
  7. Berat badan yang bertambah, khususnya pada daerah sekitar pinggul.
  8. Warna kulit menjadi lebih gelap pada bagian kulit bawah lengan, dada, dan tengkuk.

Pada PCOS  terjadi  gagal ovulasi. Gagal ovulasi adalah kondisi yang dapat mempengaruhi kesuburan system reproduksi wanita yang ditandai dengan sulit matangnya sel telur (ovum) sehingga tidak dilepaskan dari indung telur (ovarium) dan masuk ke dalam tuba fallopi untuk dibuahi. Inilah mengapa dokter akan mengatakan pada Bunda bahwa sel telurnya kecil-kecil atau ovumnya tidak matang.

Penyebab pasti dari kasus PCOS belum diketahui secara pasti. Para dokter tidak mengetahui apa yang menyebabkan PCOS, tetapi faktor berikut dapat memainkan peran Kelebihan insulin di dalam tubuh sehingga memacu produksi androgen di dalam indung telur.

Peradangan ringan sehingga memicu resistensi insulin dan akumulasi kolesterol di dalam pembuluh darah. Penelitian menunjukkan para wanita dengan PCOS memiliki peradangan ringan.

Gejala Wanita Terkena PCOS

 

Tidak perlu cemas dan takut, karena kondisi ini tidak termasuk kondisi yang berbahaya atau bisa merenggut jiwa. Hanya saja jika dibiarkan, bisa jadi tips cara cepat hamil yang Bunda lakukan bisa tidak efektif.

Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa obesitas berhubungan dengan gagal ovulasi. Karna kegemukan menyebabkan hormon dalam tubuh tidak seimbang.

Perubahan hormon yang disebabkan oleh kegemukan adalah adanya timbunan lemak yang memicu pembuatan hormon. Pada wanita normal, calon estrogen dihasilkan dari ovarium. Tetapi pada wanita yang obesitas, hormone estrogen tidak hanya dihasilkan oleh ovarium tetapi juga berasal dari lemak dibawah kulit. Hal inilah yang kemudian menyebabkan diproduksinya hormon LH lebih cepat sebelum waktunya.

Kondisi ini mengakibatkan sel telur (ovum) tidak bisa pecah, serta tidak terangsangnya hormon progesteron. Ini berakibat pada ketidakteraturan siklus haid, jumlah darah haid yang banyak atau masa haid yang lebih lama.

Jadi jika Bunda ingin benar-benar hamil maka sebaiknya hindari obesitas atau kegemukan. Mulailah hidup sehat, diet dan olahraga yang teratur.

Menurunkan berat badan sebanyak minimal 10% bagi perempuan obesitas atau pemberian anti diabetes bila ada gejala resistensi insulin (seperti pemberian metformin), terbukti mengurangi gangguan siklus haid yang juga efek dari sindrom polikistik.

Lakukan konsultasi dengan dokter kandungan untuk memperbaiki kesuburan dan juga dilakukan pemantauan kematangan sel telur, apakah ada  ovulasi atau tidak. Pengobatan sederhana seperti ini kadang hasilnya sangat memuaskan dan pasien bisa hamil.