Efek Makanan Instan bagi Program Hamil

Posted on
imglan
OBAT CEPAT HAMIL TERBAIK! Lihat ➡

Makanan instan memang sangat prakstis dan mempunyai rasa yang enak (berkuah, gurih, pedas dan hangat). Hanya saja pada makanan instan terdapat kandungan zat-zat aditif yang berbahaya, baik untuk ibu maupun janin pada wanita hamil. Zat aditif ini sebenarnya terdapat juga pada beberapa produk-produk makanan instan yang terdapat di pasaran. Tujuan dari pemberian zat aditif ialah biasanya bertujuan untuk melezatkan makanan, mengawetkan makanan, menguatkan rasa makanan dan memberi warna pada makanan.

Telah banyak sekali penelitian yang mengungkapkan bahwa zat aditif tersebut dapat berakibat negatif pada jaringan otak. Walaupun penelitian tersebut biasanya baru dilakukan pada hewan percobaan (tikus), tetapi ada baiknya bagi kita manusia untuk menghindari makanan yang mengandung zat aditif. Apalagi bagi seorang ibu hamil ataupun calon ibu hamil yang berada pada fase awal kehamilan (trisemester pertama). Karena pada fase ini janin sedang dalam fase pembentukan organ.

Ini dia 100 Tips Cara Cepat Hamil yang dikaji mendalam. Khusus bagi Anda yang ingin segera memiliki momongan.
Maksimalkan Promil Anda Sekarang! » LIHAT DI SINI «

Konsumsi makanan instan pada wanita yang hamil maupun mereka yang tidak hamil, pada dasarnya tidak berbahaya, namun disarankan agar frekuensinya cukup sesekali saja dalam beberapa hari, dan tidak dijadikan makanan harian apalagi makanan pokok.

Hal ini disebabkan karena pada makanan instan mengandung banyak kalori, tinggi garam, dan kurang mengandung protein, lemak, serta berbagai macam vitamin, mineral, dan serat yang dibutuhkan oleh ibu hamil dan pertumbuhan janin. Selain itu, kadar garam yang tinggi dikhawatirkan dapat memicu peningkatan tekanan darah ibu, yang berdampak buruk bagi kesehatan ibu dan janin.

Kandungan monosodium glutamat (MSG) pada bumbu makanan instant juga dapat memicu timbulnya reaksi hipersensitif pada sebagian orang, seperti mual, nyeri kepala, muntah, lemas, yang dapat semakin berat jika zat tersebut dikonsumsi saat hamil.

Sebelum masa kehamilan, maka kandungan makanan yang dimakan  wanita sebaiknya berasal dari makanan yang segar dan alami. Hal tersebut karena akan bisa berpengaruh terhadap kesehatan dalam mempersiapkan kehamilannya, jika kondisi tubuh wanita hamil tidak sehat, maka bisa dipastikan akan berpengaruh terhadap kehamilannya. Baik itu terhadap komplikasi kehamilan maupun terhadap janin yang dikandungnya. Namun demikian, bukan berarti tidak boleh makan-makanan instan, hanya saja perlu dikurangi dalam mengkonsumsinya, dan lebih bagus jika bisa mengolahnya dengan sehat, misalnya ditambahkan beberapa sayuran di dalamnya.

Tapi saya tak mau menyerah. Saya lakukan semua usaha dan cara. Akhirnya SAYA HAMIL. INI YANG SAYA LAKUKAN!. » LIHAT DI SINI «