Cara Menghilangkan Keputihan yang Gatal

Posted on

Rasa gatal yang timbul akibat keputihan biasanya disebabkan oleh adanya bakteri atau kuman yang tengah berkembang di dalam lendir keputihan tersebut. Keputihan yang menimbulkan rasa gatal tidak boleh didiamkan. Sebaiknya segera mengambil tindakan untuk mengatasinya. Tanyakan kepada orang-orang terdekat anda, mungkin saja ada yang pernah mengalami hal tersebut. atau segera cek ke dokter untuk mendapatkan pengobatan awal.

Keputihan yang gatal terkadang merupakan suatu gejala atau bisa juga mengindikasikan telah terjadinya gangguan di dalam organ reproduksi anda. Hal ini bisa dilihat dari seberapa tingkat keparahan terjadi keputihan. Keputihan akan menjadi momok yang menakutkan jika terjadi terus menerus disertai gejala yang tidak normal. Misalnya berbau, gatal ataupun berwarna. Namun, anda tetap akan menemukan obat selama anda terus berusaha mencarinya. Ketika organ kewanitaan anda terasa gatal, tentu saja merupakan mengalaman yang sangat tidak nyaman. Sebab rasa gatal yang ditimbulkan membuat anda merasa tidak nyaman, terlebih jika terjadi saat anda sedang bepergian. Selain itu, juga anda tidak dianjurkan untuk menggaruknya, sebab bisa mempermudah penyebaran sehingga rasa gatal akan semakin menjadi-jadi.

Banyak Hal yang Dapat Anda Lakukan

Keputihan yang menimbulkan rasa gatal terutama pada area organ kewanitaan bukanlah perkara yang wajar meskipun bentuk dari keputihan tersebut Nampak normal, berwarna putih bening dan tidak menimbulkan bau yang tak sedap. Jika anda mengalami keputihan yang nampak normal, namun anda merasakan gatal, sebaiknya anda perlu merawatnya dengan baik, dengan cara-cara seperti berikut ini.

  1. Gunakan air yang benar-benar bersih untuk membasuh atau saat anda cebok. Untuk meredakan rasa gatalnya anda bisa menggunakan air hangat untuk membasuhnya.
  2. Jangan sekali-kali menggunakan bedak tabur atau bedak penghilang gatal untuk bagian sensitive anda, karena hal ini dapat mengundang bakteri untuk senang berkumpul dan berkembang pada tumpukan bedak anda ketika tidak anda bersihkan dengan sempurna.
  3. Tetap lakukan minimal 2 kali dalam sehari untuk mengganti celada dalam anda, atau segera ganti jika terasa lembab.
  4. Minumlah obat yang diberikan oleh dokter jika anda telah periksa dan diberi obat, biasanya obat tersebut adalah obat antibiotic dan anti jamur. Karena terkadang keputihan bisa terjadi yang disebabkan oleh jamur dan sebagainya.
  5. Anda bisa sekali-kali gunakan rebusan daun sirih, dan gunakan untuk membasuh pada saat hangat-hangat.
  6. Jika anda menggunakan pantiliner, sebaiknya gunakan yang mengandung bahan herbal dan gantilah setidaknya setiap 4 jam, jangan biarkan terlalu lama.
  7. Jangan menggaruk sebagaimanapun gatalnya, sebab garukan tersebut bisa menimbulkan iritasi, infeksi dan mempermudah penyebaran kuman yang terdapat pada organ kewanitaan anda.
  8. Jangan biarkan berlarut-larut, jika keputihan anda berlangsung lama,belum juga sembuh, sebaiknya anda bisa menghubungi kembali dokter anda untuk memastikan kondisi anda.
  9. Untuk menggunakan produk pembersih kewanitaan, sebaiknya anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, orang-orang yang anda kenal atau yang telah berpengalaman untuk memastikan pembersih yang mana yang tepat untuk anda gunakan. Dan juga jangan gunakan pembersih tiruan, atau tidak asli sebagaimana mestinya, sebab sekarang sangat banyak produk tiruan.
  10. Jangan pernah lelah dan tetaplah disiplin dalam menjaga dan merawat organ kewanitaan anda dan usahakan hingga keputihan anda benar-benar hilang atau sembuh. Jika telah sembuh, tetap lanjutkan perawatan sebagaimana mestinya untuk mencegah timbulnya kembali keputihan.