Cara Mencegah Keputihan pada Wanita

Posted on

Setiap sesuatu yang belum terjadi dan tidak diharapkan akan terjadi, dapat anda cegah. Demikian pula dengan keputihan yang sifatnya tidak normal, anda bisa mencegahnya. Namun untuk keputihan yang bersifat normal, alami sesuai dengan fungsi tubuh atau disebut keputihan fisiologis, anda tidak dapat mencegahnya. Sebab hal tersebut justru akan sangat menguntungkan bagi kesehatan organ reproduksi anda. anda bisa menghindari timbulnya keputihan yang tidak normal, yaitu dengan melakukan pencegahan keputihan.

Keputihan juga akan sering dialami pada saat wanita sedang hamil, hal ini terjadi akibat adanya perubahan hormonal yang terjadi dan salah satu efek dari peningkatan hormonal tersebut adalah adanya produksi cairan atau lender serviks yang meningkat serta diakibatkan juga oleh penurunan keasaman atau pH vagina pada saat wanita hamil, juga akibat dari adanya perubahan pada organ pencernaan yang terjadi pada wanita hamil. Hal tersebut menyebabkan adanya peningkatan resiko sering terjadinya keputhan pada wanita hamil,  terutama keputihan yang diakibatkan adanya infeksi jamur.

Keputihan pada wanita memang telah terjadi sejak bayi perempuan dilahirkan. Sekitar hingga 7 hari atau sampai 10 hari dari hari kelahirannya, biasanya terdapat lender yang melekat pada alat kelamin bayi perempuan. Dan lender tersebut juga merupakan keputihan yang dihasilkan oleh hormone pada plasenta atau uri. Sekitar 6 bulan sampai satu tahun sebelum seorang wanita memasuki usia remaja, pada saat sebelum mendapat haid pertamanya, tubuhnya sudah mulai menghasilkan lender keputihan. Hal ini normal dan disebabkan oleh tingkat perubahan hormon dalam tubuh seorang wanita saat memasuki usia remaja. Cairan ini membantu untuk menjaga vagina tetap sehat. Wanita remaja akan terus memiliki keputihan setelah mereka mendapatkan periode menstruasi mereka.

Mencegah Hadirnya Keputihan

Pencegahan bukanlah suatu pengobatan untuk mengatasi keputihan, karena pencegahan anda lakukan sebelum timbulnya keputihan, sehingga anda bisa melakukannya dengan mudah namun perlu kedisiplinan agar pencegahan yang anda lakukan bisa sesuai dengan harapan, yaitu tidak munculnya keputihan yang mengganggu kesehatan anda terutama pada organ vital. Anda dapat melakukan beberapa langkah untuk melakukan pencegahan keputihan, diantaranya adalah sebagai berikut.

  1. Gunakan air bersih untuk membersihkan atau membasuh area organ kewanitaan anda, tanpa menggunakan sabun terutama yang memiliki kandungan kimia di dalamnya. Anda cukup membasuh atau cebok dengan menggunakan air bersih saja.
  2. Jangan lupa, lap menggunakan handuk bersih yang halus pada area organ kewanitaan anda hingga kering, hal ini dilakukan agar celana dalam yang anda gunakan tidak menjadi basah atau lembab oleh sisa air yang ada di area tersebut setelah anda cebok atau mandi.
  3. Hindari penggunaan sabun pembersih yang mengandung zat kimiawi. Hal tersebut tidak menguntungkan sebab bisa mengganggu pH normal yang ada di dalam vagina untuk menjaga kestabilan area vagina dalam mempertahankan kesehatannya.
  4. Jangan gunakan parfum, bedak atau sejenisnya dengan tujuan agar vagina menjadi harum. Hal ini akan sangat berbahaya, sebab kandungan zat kimianya dan tumpukan bedak dapat mengundang bakteri untuk tinggal pada area tersebut.
  5. Jangan gunakan alat mandi secara bersamaan, misalnya sabun batang, handuk, dan sebagainya.
  6. Pilihlah softeks atau pembalut yang mengandung bahan herbal saat menstruasi, dan usahakan segera ganti softeks atau pembalut anda jika darah telah menumpuk dan usahakan jangan sampai dibiarkan terlalu lama untuk menggantinya.
  7. Segera kunjungi dokter, atau berkonsultasi dengan teman-teman anda, jika anda mendapatkan keputihan anda di luar waktu yang normal.