Tips Cara Cepat Hamil yang Terbukti Berhasil

Posted on

Menikah adalah salah satu impian bagi muda-mudi yang sudah dewasa. Sebagai bukti cinta, dua sejoli mengharapkan mereka kelak dapat hidup bersama dalam sebuah bahtera rumah tangga. Harapan mendapatkan kehidupan bahagia setelah pernikahan seringkali membuncah tak terkira. Apalagi jika akhirnya cinta mereka bersambut, disahkan di KUA. Alhamdulillah, pasti akan sangat bahagia.

Sayangnya kehidupan berumah tangga sering tak sesuai bayangan kala masih berpacaran. Mungkin sehari dua hari, sepekan dua pekan, sebulan dua bulan, semua masih terasa indah. Namun begitu tiba masanya, kehidupan pernikahan yang awalnya begitu indah akan sedikit demi sedikit menampakkan aslinya. Ya, biduk pernikahan memang layaknya melayarkan kapal di tengah samudera. Kadang mendapat angin yang sepoi, yang membuat wajah berseri dalam keindahan. Namun ada kalanya tiba angin kencang badai topan, yang membuat semua awak kapal harus bersiap sedia menghadapi kemungkinan terburuk. Hahai …

Pernikahan yang baru sehari dua hari masih dipenuhi dengan masa cinta. Bulan madu tiada henti. “Bulan madu ke awan biru, tiada yang mengganggu” , begitu kata sebuah lagu. Indah sekali. Namun bagaimana dengan dua tiga bulan berikutnya?

Satu pertanyaan yang seringkali mengganggu adalah pertanyaan ini : “Sudah hamil?”

Pertanyaan sederhana itu sekali dua kali didengar tak akan berefek apa-apa. Tapi begitu pernikahan Anda memasuki usia 6 bulan ke atas, dan Anda belum hamil, maka berbagai pertanyaan serupa akan kembali muncul.

Misalnya ini : “Kok belum hamil, ditunda ya?”

Eh, si Desi yang nikahnya belakangan dari kamu dah hamil lho …”

Mama Rudi lahiran lagi lho Sis ..”

Kok kamu sampe sekarang belum ngidam?”

Dan berbagai pertanyaan yang akhirnya akan masuk ke dalam hati Anda, memberikan rasa sakit yang makin lama makin dalam, makin merasuk ke dalam tulang merusak hari dan menghancurkan harapan.

Saat paling menyedihkan yang akan tiba, yakni saat Anda berharap bahwa jadwal haid Anda tiba pada tanggal sekian, tapi dua tiga hari lewat ternyata haid tak juga datang. Anda hampir berbahagia, berharap bahwa benih janin sudah tinggal dalam rahim Anda. Sehingga nanti dengan bangga anda akan menjawab berbagai pertanyaan orang-orang yang kemarin, “Tinggal tunggu bulan kok…”. Tapi kenyataan menyakitkan terjadi. Di hari ke empat ternyata si tamu bulanan yang Anda harapkan tak datang, tiba-tiba mengalir saat Anda tidur siang. Menyakitkan bukan?!

Haid yang tak diharapkan inilah yang akan merusak sepekan dalam setiap bulan Anda. Tangis seringkali pecah, karena haid datang bukan sekedar haid. Tapi ia adalah tanda bahwa Anda masih belum bisa menjawab pertanyaan tentang kehamilan yang makin sering diajukan orang-orang di sekitar Anda.

Lantas setahun berlalu. Anda dan suami mungkin bisa santai saja menghadapi kehamilan yang tak kunjung datang, namun keluarga dan tetangga mulai berbisik-bisik. Menduga bahwa Anda atau pasangan Anda, salah satunya pasti mandul.

Ini jauh lebih menyakitkan lagi. Mandul, mungkin memang hanya sebuah kata pendek, tapi begitu kalimat ini melekat pada diri Anda, maka energi negatif akan makin terus menguasai diri Anda. Kata pendek ini menggambarkan bahwa suatu saat nanti, bahwa Anda dan pasangan akan saling tuduh, siapa yang sebenarnya mandul. Saat kehidupan berjalan biasa, mungkin ini tak jadi masalah. Namun saat ada masalah datang, maka kata ini sering menjadi momok yang menakutkan. Apalagi jika diucapkan keras oleh salah satu pasangan. Kata ini adalah sebuah kata tabu, yang bisa membuat rumah tangga anda kandas. Tak banyak pasangan yang tahan hidup bersama orang yang tak mampu memberikannya keturunan. Lagu dan sinetron pun banyak yang mengisahkan ini kan?!

Kata ini juga merupakan tanda bahwa pasangan Anda bisa jadi berniat meninggalkan Anda karena ia ingin mempunyai anak dari orang lain. Bagaimana lagi, jika Anda memang tak bisa memenuhi impiannya, yakni setelah menikah adalah memiliki anak, bukankah lebih baik impian itu dipenuhinya bersama orang lain? Menyakitkan? Ya, pasti. Jauh sangat menyakitkan. Padahal pernikahan Anda baru berusia setahunan. Akankah pernikahan itu gagal secepat ini?

Satu hal yang pasti, ketika usia Anda sudah melebihi satu tahun dan Anda belum hamil, bisa dipastikan salah satu dari Anda adalah infertil person (orang yang tidak subur). Siapakah itu, anda atau pasangan?

Ada baiknya memang membuka hati bahwa kenyataan memang ternyata demikian. Satu-satunya jalan adalah pergi ke dokter spesialis kandungan, untuk tau apa yang sebenarnya terjadi. Bisa jadi dokter akan memutuskan bahwa ketidakhamilan Anda terjadi karena masalah eksternal, semisal pola hidup Anda tidak sehat, kerja Anda terlalu berat, vitamin yang Anda konsumsi tidak mendukung Anda bisa hamil, atau malah cuma rokok dan minuman keras yang selama ini Anda konsumsi. Tapi juga bisa berasal dari masalah internal, misalnya istri mengalami kista, kena PCOS, rahim terbalik, rahim kering atau apalah istilahnya. Asal jangan disebut mandul. Butuh keajaiban besar agar Anda memiliki momongan setelah divonis mandul. Semoga tidak terjadi.

Jika penyebab Anda tidak hamil sudah jelas, maka pertanyaan berikutnya adalah “Apa yang harus dilakukan agar anda cepat hamil?” Dokter mungkin akan memberikan beberapa obat atau terapi agar Anda segera memiliki anak. Namun semua itu kadang tak berhasil. Bukan karena dokter tidak  pandai menangani masalah, namun karena Anda memang belum siap memiliki anak.

Apa? Belum siap? Ya … Saya menemukan banyak sekali pasangan yang meskipun bosan ditanya “Kok belum hamil?” nyatanya mereka memang belum siap memiliki anak. Tahukah Anda, dalam tubuh wanita terdapat hormon keibuan yang bertanggung jawab untuk mempermudah proses pembuahan berhasil setelah terjadinya hubungan suami istri. Hormon itu akan berkembang pesat ketika rasa sayang Anda terhadap anak kecil meningkat.

Anda mungkin ingin hamil, tapi ketika melihat anak kecil imut, hati anda tak tersentuh untuk menggendong mencium memeluknya. Adakah orang seperti itu? Ada … Jangan sampai anda juga seperti itu.

Nah, setelah berbagai pemeriksaan dari dokter, berikut ini saya berikan beberapa tips sederhana bagi Anda yang memang sangat menginginkan memiliki anak. Laki-laki atau perempuan tak masalah lah, yang penting punya anak ya…

Silakan baca dengan baik, semoga bisa membantu. Tips ini saya berikan dengan harapan Anda dapat berbahagia di kemudian hari. Aamiin…

Tips Agar Segera Hamil Setelah Menikah

Tips #1 : Berdoa

Tak ada yang memungkiri bahwa anak adalah titipan dari sang Maha Kuasa. Karenanya, satu-satunya jalan yang harus kita tempuh adalah meminta kepada Yang Memberi Hidup. Tak ada lagi tempat meminta selain padanya Bunda…

Saya pernah mendengar sebuah kisah tentang seorang tukang becak yang sukses naik haji, meskipun penghasilannya tak seberapa. Ketika ditanya, “Apa tips-nya?”. Ia menjawab bahwa cara pertama yang ia lakukan adalah dengan berdoa. Lantas ia mengutip sebuah kalimat, “Jika kau menginginkan sesuatu, dan kau tak melakukan tahajjud setiap malam untuk meminta itu pada Tuhan, sebenarnya kau tak benar-benar menginginkan sesuatu itu”.

Saya setuju dengan ini. Bisa jadi kita memang ingin, namun keinginan itu hanya karena paksaan dari orang sekitar, yang setiap bulan menanyakan “Kok belum hamil!”. Mungkin itu saja.

Jika memang Anda dan pasangan menginginkan buah hati, sejak sekarang camkan dalam hati bahwa Anda harus berdoa setiap hari. Doa yang tulus, sebenar-benarnya ikhlas, lantas dilanjutkan dengan pasrah.

Bagaimanakah doa agar cepat hamil yang tulus itu? Imam Ghazali mengatakan bahwa doa yang tulus itu seperti harapan anak kecila atas pertolongan ayahnya ketika ada seekor ular kecil yang mendekatinya. Harapan itu adalah sebenar-benar harapan, sebenar-benar permohonan minta tolong.

Semoga di langkah 1 ini saja Tuhan mengabulkan permohonan Anda tanpa perlu berlanjut ke tips berikutnya. Ya, tak ada yang mustahil bagi Tuhan untuk menjawab permohonan hamba-Nya hanya dengan sekali ‘klik’. Bukankah ketika Tuhan menginginkan sesuatu terjadi pada diri kita, maka Dia tinggal bilang “Kun”, hingga akhirnya jadilah.

Semudah itulah Tuhan membuat semua impian kita menjadi nyata. Membuat hati kita gembira karena kita telah mempunyai jawaban atas pertanyaan orang-orang selama ini.

Tips #2 : Saling Membantu Pasangan Mengerjakan Pekerjaan Rumah

Ini tips sederhana yang mungkin tak masuk akal. Ya, sederhana sekali. Cuma harus membantu pasangan untuk mengerjakan pekerjaan rumah.

Apakah pekerjaan rumah yang saya maksud? Pekerjaan yang ada di rumah : menyapu, cuci piring, cuci baju, melipat baju, ngepel lantai, bersihkan sarang laba-laba, tanam bunga, dan seterusnya.

Jika selama ini sering orang beranggapan bahwa pekerjaan itu adalah pekerjaan istri, sejak sekarang suami harus mulai menghabiskan waktu untuk mengerjakan semuanya bersama-sama. Satu poin penting dalam hal ini adalah hubungan antara beratnya beban pekerjaan dengan kelelahan istri. Kenapa? Kelelahan istri adalah salah satu faktor penyebab ia susah hamil. Percaya deh.

Tapi poin lain adalah munculnya romantisme, yang akhirnya nanti akan berlanjut pada berkembangnya hormon keibuan.

Bukankah sebuah hal romantis jika suami membantu istri mencuci piring?

Hal seperti ini makin lama akan makin memperkuat jalinan cinta antara kedua pasangan. Yang pada ujungnya juga akan membawa romantisme hingga di kamar pengantin. Meskipun pengantinnya sudah bukan lagi pengatin baru. Haha …

Dua tips di atas ini perlu Anda lakukan selama dua bulan. Jika Tuhan ridho, Insya Allah Ia akan menitipkan janin itu dalam rahim istri dalam rentang waktu di atas.

Jika juga masih belum, Anda patut bersabar atas semua ini. Sabar hanya ada bagi orang-orang yang benar-benar ingin mencapai sesuatu. So, lanjut tips ketiga ya Bund..

Tips #3 : Sedekah yang Banyak

Langkah selanjutnya adalah memperbanyak sedekah. Sedekah bukan hanya senyuman, meskipun kita tau senyum juga sedekah. Hehe .. Dalam hal ini sedekah yang saya maksud adalah sedekah harta, sedekah uang.

Anda dapat memulai dari sedekah yang paling sederhana, dengan memasukkan uang ke dalam kotak amal masjid. Mulailah dari nominal yang kecil, 5rbu, 10rbu. Tapi lakukan rutin setiap hari. Dan makin lama nominalnya makin besar.

Jika Anda memang sedang dalam pengobatan dengan dokter, Anda bisa mencoba keajaiban dengan mengikhlaskan semua biaya pengobatan untuk disedekahkan. Ya, ikhtiar kita berawal dari sedekah dulu. Nanti setelah ada rejeki yang lebih banyak Anda dapat melanjutkan pengobatan dengan dokter.

Percayalah bahwa sedekah adalah salah satu jalan pemenuh kebutuhan Anda yang paling jitu. Jika tak percaya, mulai sekarang belajarlah untuk percaya. Cobalah cari kisah keajaiban sedekah di internet, yang nantinya dapat menambah keyakinan Anda atas pertolongan Allah.

Semoga di langkah ini, setelah ikhtiar selama 2-3 bulan, Anda sudah berhasil hamil. Jika belum silakan lanjutkan ke langkah berikutnya.

Tips #4 : Lakukan Pemeriksaan ke Dokter

Melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis kandungan bukan hanya untuk mengetahui siapa yang mandul ya Bund. Anda dan pasangan seharusnya melakukan pemeriksaan ini setelah setahun usia pernikahan Anda tidak menghasilkan keturunan. Tujuan dari pemeriksaan ini adalah mendapatkan kejelasan tentang masalah yang Anda hadapi. Ingat, sekali lagi tujuannya bukan untuk menemukan siapa yang salah, tapi “Apa yang salah?”

Tapi yang sering terjadi sebelum pemeriksaan ini adalah banyak pasangan yang merasa malu melakukannya. Dalam hati mereka sering ada pertanyaan, bagaimana jika akhirnya saya divonis mandul? Gini ya, untuk menghindari hal tersebut menjadi bahasan khalayak ramai ada baiknya Anda melakukan pemeriksaan secara terpisah. Suami berangkat sendiri, istri berangkat sendiri. Meskipun juga itu menimbulkan pertanyaan lagi. Setidaknya intinya adalah Anda melakukan pemeriksaan.

Hasil pemeriksaan bisa jadi akan menyakitkan. Tapi juga bisa jadi hal yang membahagiaan. Tentu saja yang kita tunggu adalah hasil pemeriksaan yang mengatakan bahwa semua baik-baik saja. Tidak ada masalah dalam diri Anda dan suami. Rahim anda baik, sel telur anda sehat. Sel sperma suami berkualitas dan jumlahnya sesuai dengan standar kesehatan.

Jika memang semuanya normal, maka yang salah hanyalah pola hidup Anda. Jika memang ada masalah, tentu dokter akan mengidentifikasi masalah yang mana yang harus diselesaikan lebih dulu.

Tunggu dulu. Saya baru ingat, bahwa hampir semua masalah dapat diselesaikan oleh dunia kedokteran. Bahkan hingga pasangan yang mandul pun masih dapat memiliki anak dengan proses bayi tabung. Jadi jangan khawatir dengan pemeriksaan dokter. Bukankah adanya dokter spesialis kandungan memang untuk membantu pasangan seperti Anda?

Tips #5 : Pelajari Tentang Masa Subur Istri

Salah satu fakta yang tak dapat dipungkiri adalah bahwa untuk bisa berhasil dalam program cara cepat hamil, setiap wanita harus memastikan bahwa ia dapat haid secara teratur. Jadi sebelum memulai program hamil, Anda harus mencari cara agar haid Anda teratur. Bagaimana caranya? Banyak bunda. Salah satunya Anda dapat mengkonsumsi madu yang membantu untuk melancarkan haid, misalnya madu penyubur kandungan yang dapat Anda pesan » DI HALAMAN INI.

Setelah haid Anda teratur, maka langkah berikutnya adalah mempelajari kapan masa subur Anda. Kenapa masa subur? Jadi ceritanya proses pembuahan yang terjadi sebagai syarat berhasilnya sebuah program hamil dapat terjadi kapan saja, namun ketika masa subur maka peluangnya akan menjadi sangat besar. Nah, tugas anda dan pasangan adalah melakukan hubungan suami istri pada masa subur ini.

Apakah tidak bisa pada waktu yang lain? Bisa. Tapi saat masa subur peluangnya jadi semakin besar.

Hal ini juga berhubungan dengan kualitas sperma suami. Semakin sering berhubungan badan, maka kualitas sperma akan semakin rendah. Akan lebih baik jika suami menabung benihnya untuk dikeluarkan saat masa subur.

Lihatlah, istri yang sedang dalam masa subur dipadukan dengan kualitas sel suami yang prima, Insya Allah akan jadi sumber yang hebat untuk terjadinya pembuahan.

Lantas bagaimana cara yang mudah untuk menghitung masa subur wanita?

Sederhana saja.

  • Menghitung Masa Subur Wanita yang Memiliki Siklus Haid Teratur 28 Hari.

Dalam perhitungan ini, masa subur wanita dengan siklus ini adalah pada hari ke-12 hingga hari ke-16. Saya ambil contoh Anda haid mulai pada tanggal 1 Juni 2018. Maka masa subur Anda adalah di tanggal 12 Juni 2018 hingga 16 Juni 2018. Perhitungan ini berlaku setiap bulannya.

  • Menghitung Masa Subur Wanita yang Siklus Haidnya Tidak Teratur.Untuk mengetahui masa subur pada wanita dengan siklus ini, Anda dapat mulai mencatat jumlah hari dalam satu siklus yang diamati selama 6 bulan berturut-turut (6 kali haid). Bagaimana caranya? Kita artikan bahwa satu siklus haid adalah sejak pertama kali haid hingga datang haid yang berikutnya. Jumlah dari hari yang terpendek selama pengamatan dikurangi dengan 18. Nah, tanggal inilah yang nantinya akan menjadi hari pertama masa subur Anda. Juga jumlah hari yang terpanjang selama pengamatan dikurangi 11, akan menjadi hari terakhir dari masa subur.Perhitungan sederhana yang kita peroleh dari bagian yang kedua ini adalah :
    • Hari pertama masa subur sama dengan jumlah hari terpendek selama pengamatan – 18.
    • Hari terakhir untuk masa subur Anda diperoleh dari jumlah hari terpanjang selama pengamatan – 11.

    Contoh Kasus Menghitung Masa Subur Wanita

    Ambil contoh begini ya … Setelah pengamatan selama 6 bulan berturut-turut Anda menemukan bahwa siklus yang terpendek untuk menstruasi Anda adalah 24 hari dan siklus yang terpanjang 33 hari. Maka cara yang tepat untuk menghitung masa subur Anda adalah :

    25 – 18 = 7 dan 33 – 11 = 22.

    So, masa subur Anda sebenarnya terjadi dari hari ke-7 setelah haid hingga hari ke-22. Begitu setiap bulannya.

Lakukanlah hubungan suami istri pada masa subur ini. Jika kesulitan dalam menghitung masa subur, Anda dapat menggunakan kalkulator masa subur yang banyak tersedia di internet. Semoga dapat segera berhasil ya Bund…

Tips #6 : Konsumsi Makanan yang Mengandung Asam Folat Tinggi

Setelah semua dipersiapkan secara sempurna, langkah berikut yang harus Anda lakukan adalah memenuhi nutrisi tubuh Anda. Kenapa? Persiapan eksternal ini tak akan banyak gunanya jika ternyata kondisi tubuh Anda belum siap untuk menerima anugerah kehamilan.

Bagaimana caranya? Mudah saja, konsumsilah makanan yang mengandung asam folat tinggi.

Masyarakat kita punya beberapa tips sederhana tentang makanan kaya asam folat ini. Misalnya capar atau kecambah kedelai. Bahan makanan ini sangat mudah didapatkan di pasar tradisional. Banyak sekali pasangan yang akhirnya berhasil memiliki momongan setelah istri secara rutin mengkonsumsi capar ini secara rutin selama beberapa bulan.

Contoh bahan makanan lain adalah alpukat. Alpukat merupakan buah yang mengandung asam folat tinggi yang dapat dikonsumsi dengan cara di-jus, ditambah susu dan gula sedikit. Selain mudah didapat, bagi yang suka dengan alpukat maka tips ini bisa menjadi hidangan selingan yang lezat.

Selain itu Anda juga dapat mengkonsumsi kurma dan madu. Saya menemukan banyak sekali produk penambah kesuburan yang terbuat dari kurma dan madu. Anda dapat mencoba mengkonsumsi secara terpisah, baik kurma maupun madunya. Namun jika ingin yang dalam bentuk suplemen, Anda dapat mencoba mencarinya di toko online ya Bund.

Untuk sementara demikianlah beberapa hal yang dapat bunda lakukan untuk keberhasilan program hamil Bunda. Semoga tips sederhana ini dapat memberikan sedikit informasi bagi Bunda. Sukses terus dengan program hamilnya ya Bund …