10 Penyakit yang Menghambat Kehamilan

Posted on
imglan
OBAT CEPAT HAMIL TERBAIK! Lihat ➡

Kesuburan menjadi salah satu syarat utama dalam menjamin kesuksesan program kehamilan. Namun jangan sampai salah sangka ya, Bunda. Kesuburan yang dimaksud tidak hanya milik wanita tapi juga pria. Sangat penting untuk memastikan tingkat kesuburan terbaik bagi wanita dan pria selama menyiapkan diri untuk program kehamilan. Melakukan hal-hal yang meningkatkan kesuburan sangat dianjurkan untuk mempercepat hamil. Sementara itu Bunda dan pasangan juga harus tahu mengenai hal-hal yang mengganggu kesuburan sehingga dapat diatasi sejak dini untuk meningkatkan peluang kehamilan.

  • Haid Tidak Teratur

Pada dasarnya, siklus haid yang tidak teratur tidak berarti tingkat kesuburannya rendah. Jika Bunda mengalami siklus haid yang tidak teratur, jangan cemas dulu, ya. Karena gangguan kesuburan hanya dapat diketahui melalui diagnosa dokter atau ahli. Namun tetap saja siklus haid yang tidak teratur patut diwaspadai. Terutama jika Bunda mengalami siklus haid tidak teratur dalam jangka waktu hingga 36 hari lamanya.

Ini dia 100 Tips Cara Cepat Hamil yang dikaji mendalam. Khusus bagi Anda yang ingin segera memiliki momongan.
Maksimalkan Promil Anda Sekarang! » LIHAT DI SINI «

Setiap wanita memiliki siklus haid yang sangat khas ya, Bunda. Biasanya siklus haid antara wanita satu dan lainnya tidak sama. Bisa jadi satu wanita memiliki siklus haid yang tarjadi pada tanggal yang sama pada bulan-bulan berikutnya. Namun ada pula wanita yang haid dengan tanggal yang selalu berbeda pada bulan-bulan berikutnya. Ketahui dengan baik siklus haid Bunda sehingga saat terjadi ketidaknormalan dapat segera diperiksakan sebelum terjadi gangguan kesuburan.

  • Tidak Haid

Hal yang sama juga terjadi jika Bunda tidak haid dalam beberapa waktu. Jangan panik dulu karena tidak haid bukanlah jaminan tingkat kesuburan yang rendah. Bisa jadi tidak haid ini menjadi ciri siklus haid Bunda yang khas dan berbeda dari wanita lainnya. Namun sekali lagi, kembali harus diwaspadai saat Bunda tidak haid dalam waktu cukup lama. Bisa jadi tidak haid ini menjadi tanda suatu penyakit tertentu pada organ reproduksi.

Baca Juga: 10 Khasiat Madu untuk Calon Ibu Hamil

Memeriksakan diri ke dokter sangat dianjurkan saat Bunda tidak haid selama beberapa waktu. Mengingat tidak haid dalam jangka waktu cukup lama dapat berarti menopouse dini yang tentunya berakibat pada kesuburan terganggu. Atau dapat juga berarti PCOS yang membuat kondisi hormon kacau balau sehingga terjadinya ovulasi terganggu. Atau justru menjadi gangguan penyakit lainnya yang tidak berbahaya namun cukup berperan dalam menghambat kesuburan.

  • Menopouse Dini

Sebagai seorang wanita, Bunda tentu sangat mengetahui apa yang dimaksud dengan menopouse dini. Menopouse dini adalah suatu gejala yang ditunjukkan dengan berhentinya pembuatan hormon reproduksi wanita. Biasanya terjadinya menopouse dini akan membuat wanita tidak lagi mengalami siklus haid. Umumnya, menopouse terjadi pada saat wanita berusia 45-55 tahun. Menopouse dini terjadi pada wanita kurang dari 40 tahun.

Dengan berhentinya produksi hormon reproduksi, maka dapat dipastikan peluang Bunda untuk hamil menjadi sangat kecil. Bahkan tidak ada. Hal ini karena hormon-hormon reproduksi yang dapat membantu mempercepat kehamilan tidak ada. Akibatnya kehamilan yang Bunda inginkan tidak akan terjadi. Biasanya menopouse dini terjadi karena salah satunya perokok aktif hingga pasif hingga tindakan medis seperti pengangkatan
rahim, kemoterapi dan lain sebagainya.

Baca Juga: 10 Makanan dan Minuman yang Menghambat Kehamilan

  • Endometriosis

Istilah endometriosis sendiri sudah sering didengar para wanita. Sayangnya masih tidak banyak yang tahu mengenai keluhan yang satu ini, Bunda. Akibatnya penangannya seringkali terlambat dan dapat menyebabkan tingkat kesuburan menurun. Endometriosis merupakan suatu penyakit pada sistem reproduksi wanita di mana jaringan dari lapisan dalam dinding rahim atau endometrium tumbuh di luar rongga rahim. Endometriosis adalah penyakit inflamasi yang sifatnya mampu menurunkan kadar jumlah dan kualitas sel telur. Endometriosis juga membuat perubahan anatomi organ reproduksi yang semakin menyulitkan kehamilan.

Jenis Penyakit yang Menghambat Kehamilan

10 Penyakit yang Menghambat Kehamilan

Beberapa tindakan medis dapat mengatasi keluhan yang disebabkan oleh endometriosis. Namun keluhan yang satu ini juga mudah sekali kambuh dan berkembang menjadi lebih parah, Bunda. Meski begitu tidak berarti penderita endometriosis kehilangan kesempatan untuk hamil. Dengan perlakukan dan tindakan tertentu, penderita endometriosis dapat menjalani program kehamilan. Untuk mencegah endometriosis kembali, program kehamilan harus dipastikan berhasil.

  • PCOS (Polycystic Ovary Syndrome)

PCOS atau Polycystic Ovary Syndrome seringkali disebut dengan sindrom ovarium polikistik. Sindrom yang satu ini sebenarnya sudah banyak dialami para wanita, Bunda. Sayangnya tidak banyak wanita yang menyadari gejalanya. Padahal dengan menyadari gejalanya, sindrom PCOS ini akan mendapatkan penanganan yang tepat. Sehingga kesuburan dapat ditingkatkan dan program kehamilan dapat dijalankan.

Baca Juga: 10 Pola Hidup Sehat Agar Bunda Cepat Hamil

Penjelasan sederhananya, PCOS ini adalah sindrom yang disebabkan oleh keberadaan hormon androgen lebih banyak. Bunda harus tahu bahwa di dalam tubuh wanita, tidak hanya terdapat hormon reproduksi dan kewanitaan saja. Namun juga terdapat hormon laki-laki androgen. Jika jumlahnya lebih banyak, terjadilah PCOS. Ditandai dengan kista meski tidak semua kista adalah PCOS. Juga adanya bulu yang lebat pada tubuh, dan tidak datang haid harus diwaspadai sebagai PCOS, Bunda.

  • Rahim Retofleksi

Istilah rahim retrofleksi ini masih jarang didengar ya, Bunda. Rahim retrofleksi (biasa disebut rahim terbalik) adalah suatu kondisi di mana rahim dalam keadaan cenderung menekuk ke belakang menuju ke saluran pelepasan. Sampai saat ini ada sekitar 30 persen wanita yang mengalami rahim retrofleksi, Bunda. Biasanya rahim retrofleksi ini disebabkan oleh genetis bawaan sejak lahir, atau karena pemijatan yang keliru hingga gangguan kesehatan seperti radang panggul dan endometriosis.

Gejala rahim retrofleksi ini harus diketahui Bunda, untuk memastikan dapat diatasi dengan cepat. Salah satu gejalanya adalah nyeri yang sangat saat berhubungan seksual. Juga sakit saat mestruasi. Sampai saat ini tidak ada penelitian yang menunjukkan data secara nyata, bahwa rahim retrofleksi dapat menghambat kehamilan. Namun mereka yang mengalami rahim menekuk ke belakang akan lebih kesulitan mengalami pembuahan.

  • Kanker Serviks

Mengenai kanker serviks, tentunya Bunda sudah hapal betul dengan penyakit mematikan yang satu ini. Terkenal dengan keganasannya dalam merenggut nyawa banyak wanita di dunia, kanker serviks juga menjadi keluhan utama mereka yang ingin cepat hamil. Biasanya deteksi kanker serviks pada stadium awal dapat meningkatkan peluang hidup penderita. Mengingat pada stadium awal, penderita tidak menjalani kemoterapi, radiasi atau pengangkatan rahim. Sehingga rahim dan sel telur dapat berfungsi dengan baik dan memungkinkan kehamilan.

Meski dapat dideteksi sejak dini dan disembuhkan, namun tingkat kesuburan seorang penderita kanker serviks dapat menurun. Seiring dengan pengobatan yang dijalani, tingkat kesuburannya dapat menurun. Namun pada stadium awal, biasanya seorang penderita memungkinkan untuk hamil Bunda. Sementara kanker serviks yang terdeteksi stadium lanjut mengharuskan pengobatan kemoterapi yang dapat berdampak pada kesuburan.

  • Kista

Keluhan kista menjadi lebih banyak terjadi pada wanita yang mengalami gangguan kesuburan. Meski mengidap kista tidak menjamin seorang wanita mandul lho, Bunda. Pada tingkat keganasan tertentu, kista memang sangat mengganggu dan menghambat kesuburan. Bahkan dapat menjadikan seorang wanita berakhir pada kematian, Bunda. Namun kista yang jika dan berukuran kecil tidak memberi dampak signifikan dalam mempengaruhi kesuburan.

Baca Juga: 10 Tips Agar Hamil Anak Perempuan

Biasanya kista terdapat pada ovarium yang juga disebut sebagai kista ovarium, Bunda. Juga terdapat pada leher rahim hingga ovarium. Karena selalu menempel pada organ-organ reproduksi, adanya kista selalu dianggap mengganggu kesuburan. Padahal saat menempel di ovarium, Bunda masih memiliki ovarium lainnya. Sehingga kista memang mengurangi kesuburan namun tidak berarti Bunda harus kehilangan kesuburan sama sekali dan tidak dapat hamil.

  • Infeksi Saluran Kencing

Keluhan infeksi saluran kemih lebih sering terjadi pada wanita, Bunda. Hal ini karena wanita memiliki saluran kandung kemih yang lebih pendek. Akibatnya peluang infeksi lebih besar terjadi. Namun infeksi saluran kemih ini memiliki peluang kecil mempengaruhi kesuburan seorang wanita. Beberapa kasus menunjukkan bahwa infeksi saluran kemih pada wanita justru dapat membahayakan kehamilan. Seperti terjadinya bayi lahir sebelum waktunya, prematur hingga imatur.

Namun berbeda jika infeksi saluran kemih ini terjadi pada pria, Bunda. Bagi pria saluran kemih ini juga merupakan bagian dari saluran reproduksi. Jika terjadi infeksi pada saluran kencing atau saluran kemih, kesuburan pria dapat terganggu. Karena itu Bunda, memeriksa kesuburan ini tidak hanya dilakukan pada wanita. Melainkan juga pada pria atau suami untuk memastikan tingkat kesuburannya lebih baik sehingga meningkatkan peluang kehamilan.

  • Masalah Pada Bentuk, Jumlah, dan Kualitas Sperma

Jika selama ini hanya wanita yang menjadi obyek masalah kesuburan, saatnya mengubah pola pikir pasangan. Bunda sebagai wanita tidak hanya harus peka pada kondisi kesuburan diri sendiri. Namun Bunda juga harus peka terhadap kondisi pasangan. Jangan hanya mengusahakan tingkat kesuburan wanita sementara kondisi suami diabaikan. Tentunya peluang kehamilan akan lebih besar jika keduanya berada dalam kondisi terbaik.

Kondisi terbaik pria harus mampu menghasilkan sperma dengan kualitas terbaik. Ditandai dengan jumlahnya minimal 20 juta per mililiter air mani. Namun untuk kualitas ejakulasi yang membuahi, minimal harus ada 39 juta sperma per mililiter air mani. Mengenai kualitas sperma ini, tidak hanya dipengaruhi oleh faktor genetis. Namun kebiasaan buruk seperti merokok hingga berendam di air hangat dapat menurunkan kualitas sperma. Setiap kali bicara kesuburan, pastikan untuk selalu melibatkan pasangan ya, Bunda. Sehingga program hamil lebih cepat didapat.

Untuk memaksimalkan program kehamilan pasangan suami istri, Madu Suka & Madu Eury-X bisa menjadi solusi yang tepat, karena terbuat dari bahan-bahan alami berkhasiat dan tentu saja aman untuk dikonsumsi meskipun rutin setiap hari. Madu Suka adalah untuk dikonsumsi Wanita/Istri dan Madu Eury-X adalah untuk dikonsumsi Pria/Suami, karena untuk mendapatkan kehamilan dibutuhkan kesuburan dari keduanya (Suami & Istri), untuk info lengkapnya anda bisa berkunjung Disini atau dengan menghubungi kami secara langsung melalui chat di Nomor WA 082313210111

Tapi saya tak mau menyerah. Saya lakukan semua usaha dan cara. Akhirnya SAYA HAMIL. INI YANG SAYA LAKUKAN!. » LIHAT DI SINI «